Seharusnya semakin Anda dewasa, semakin baik Anda dalam melihat uang. Sayangnya dari sebahagian kita, melihat uang hanya dengan menghandalkan mata semata. Melihat uang untuk sebagian besar orang, uang itu sesuatu hal yang sama, uang lembaran sepuluh ribuan yang dilihat hanyalah senilai sepuluh ribu, tidak kurang tidak lebih. "Anda tidak bisa melihat uang dengan mata anda."(Robert T. Kiyosaki).


Akibat Melihat Uang yang Salah.

Umumnya orang banyak uang adalah orang kaya, sedang orang yang selalu tidak punya uang bisa dikatakan Anda orang miskin. Untuk bisa jadi orang kaya, mungkin saja bisa langsung, misal mungkin dengan menerima warisan, kawin dengan orang kaya, dapat undian. Namun setelah itu, apa yang terjadi lima tahun kemudian? Mungkin saja Anda akan jadi orang miskin kembali.

Banyak diantara mereka yang kaya mendadak. Namun karena mereka tidak tahu cara mengelolanya, atau melakukan investasi yang salah atau bahkan berfoya-foya ke hal-hal yang negatif. Sehingga akhirnya uang mereka hilang atau habis dan mereka kembali hidup kepada pola yang lama lagi.

Jika pertama-tama tidak kau pahami mengenai uang di kepalamu untuk bagaimana mengelolanya, maka uang tidak akan bisa melekat di tanganmu. Dan jika uang tidak bisa melekat di tanganmu, maka uang dan orang yang mempunyai uang, akan menghindar dari dirimu.

Uang menghasilkan Peluang, Peluang menghasilkan uang.

Mari kita lihat sekitar kita. Apapun yang kita lihat selalu menjadi peluang dan tentu akan menghasilkan uang untuk orang lain. Misalnya kita melihat mobil, ada orang yang mendapat uang karena keberadaan mobil tersebut. Apakah itu bengkel mobil, montir, tambal ban, depot bensin, tukang cuci mobil, asuransi mobil, dan tentu ada juga lowongan untuk menjadi supir dst.

Begitu juga misalnya kita melihat lampu, melihat tanaman, melihat asap, melihat air, bahkan melihat sampahpun, semua dalam level tertentu akan menjadi peluang untuk menghasilkan uang.

Tapi masih saja banyak orang yang mengatakan bahwa tidak ada peluang untuk menghasilkan uang. Dengan begitu Engkau melihat uang, dimana dikepalamu tidak tahu bagaimana mengelola uang untuk menjadi peluang, maka uangmu dan orang yang mempunyai uang, akan pergi menjauhi dirimu.

Hal-hal apa yang membuat kita tidak bisa melihat peluang atau uang itu, karena selama ini kita belajar dari orang yang salah, seperti orang buta menuntun orang buta. Alasan kenapa banyak orang buta secara finansial, karena mereka mendengar saran dari orang-orang yang secara mental dimana sebetulnya ia buta secara keuangan."Uang dan Peluang harus dilihat dengan pikiran Anda." (Robert Kiyosaki)

Peluang yang dilihat oleh mata adalah hal yang sama (sama-sama salah), dimana yang satu mengartikan peluang sebagai sesuatu yang salah (tidak ada peluang) sedang yang satu lagi mengartikan peluang sebagai sesuatu yang luar biasa (peluang berlebihan).

Uang dan peluang sebenarnya adalah sebuah konsep yang akan lebih jelas terlihat oleh pikiran daripada oleh mata. Maka untuk melihat uang dan peluang, jangan dengan mata tapi pakailah dengan kemampuan otakmu untuk mengolahnya. Untuk itu kita harus melatih otak kita.

Dan bagaimana cara melatih otak kita, Anda bisa baca pada postingan lain yang ada diblog sulitnih. Ingat pesan ini, jangan melihat uang atau peluang dengan mata, tapi dengan pikiran dan konsep sehingga menjadi begitu jelas.

Ingat jangan melihat uang dengan mata. Uang Anda adalah Peluang Anda. Uang harus bisa menghasilkan Uang. Jika kita bisa cerdas secara finansial, maka kecerdasan itu bisa membantu membedakan mana harta mana hutang, mana risiko mana berisiko. Dengan demikian Anda dapat mengurangi kerugian usaha, dan uang Anda akan bertambah banyak.